Heboh Mayat Hidup Lagi di Aceh, Sudah Dikafani Liang Kubur pun Sudah Digali. Bangkit Karena Ini Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Heboh Mayat Hidup Lagi di Aceh, Sudah Dikafani Liang Kubur pun Sudah Digali. Bangkit Karena Ini, http://palembang.tribunnews.com/2019/01/27/heboh-mayat-hidup-lagi-di-aceh-sudah-dikafani-liang-kubur-pun-sudah-digali-bangkit-karena-ini?page=2. Editor: Candra Okta Della

Heboh Mayat Hidup Lagi di Aceh, Sudah Dikafani Liang Kubur pun Sudah Digali. Bangkit Karena Ini

Beritaenak.com – Heboh Mayat Hidup Lagi di Aceh, Sudah Dikafani Liang Kubur pun Sudah Digali. Bangkit Karena Ini – Tiba-tiba dari kepala jenazah yang sudah terlilit kain kafan ini mengeluarkan darah.

Heboh Mayat Hidup Lagi di Aceh, Sudah Dikafani Liang Kubur pun Sudah Digali. Bangkit Karena Ini Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Heboh Mayat Hidup Lagi di Aceh, Sudah Dikafani Liang Kubur pun Sudah Digali. Bangkit Karena Ini, http://palembang.tribunnews.com/2019/01/27/heboh-mayat-hidup-lagi-di-aceh-sudah-dikafani-liang-kubur-pun-sudah-digali-bangkit-karena-ini?page=2. Editor: Candra Okta Della

Denyut nadi di lehernya pun masih berdetak.

Keluarga heboh, jenazah tersebut akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Peristiwa yang menyedot perhatian warga terjadi di Desa Pasi Jambu, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Jumat (25/1/2019) sore.

Jenazah Rasyidin (62) yang sudah dikafani dan siap untuk dikuburkan tiba-tiba dibawa kembali ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Gara-garanya, keluarga menemukan kejanggalan pada tubuh jenazah, yakni darah bercucuran di kepala.

Selain itu, seorang anggota keluarga yang meraba bagian leher menyatakan Rasyidin masih hidup, karena ada denyut pada urat nadi lehernya.

Ceritanya berawal ketika Rasyidin yang tercatat sebagai warga Desa Lampaseh Kota Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, dibawa pulang ke kampung halamannya karena meninggal dunia pada, Jumat (25/1/2019) subuh sekira pukul 05.00 WIB.

Share This:

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *