Kemkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Pengroyokan Haringga

Kemkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Pengroyokan Haringga

Beritaenak.com – Kemkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Pengroyokan Haringga ,Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengimbau masyarakat untuk tidak

menyebarluaskan video kerusuhan suporter sepak bola dan pengeroyokan korban bernama Haringga Sirla.

Diketahui, Haringga yang merupakan suporter Persija, tewas karena dikeroyok oleh suporter Persib Bandung, bobotoh.

“Para warganet Indonesia diminta untuk tidak ikut-ikutan menyebar konten berupa video tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Kemkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Pengroyokan Haringga

Sebagai langkah lanjut, Kemkominfo juga telah meminta seluruh pemilik platform media sosial, mulai dari YouTube, Instagram, Twitter,

hingga Facebook untuk memblokir video pengeroyokan Haringga. Tujuannya tak lain agar video itu tidak semakin menyebar ke warganet.

“Hal ini mengacu pada UU RI No 19 Tahun 2018 di mana pemerintah wajib melakukan pencegahan penyebarluasan

informasi elektronik yg memiliki muatan yg dilarang,” lanjut pria yang karib disapa Nando tersebut.

“Biasanya akan membutuhkan beberapa jam bagi platform media sosial untuk mengeksekusi setiap permintaan take down konten dari Kominfo.

Jika konten yg diajukan tersebut juga melanggar ketentuan internal atau komunitas platform, maka makin cepat konten tersebut di-take down,” tandasnya.

#RIPHaringga Menggema di Twitter

Suporter Persija Jakarta, meninggal dunia akibat pengeroyokan jelang pertandingan dengan Persib Bandung pada Minggu, 23 September 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Jakmania yang menjadi korban bernama Haringga Sirila. Korban mengembuskan napas terakhir setelah dikeroyok di area parkir GBLA, kemarin siang.

Kronologi Pengeroyokan
Menurut keterangan polisi, korban bernama Haringga Sirila, berusia 23 tahun asal Cengkareng,

Jakarta Barat. Korban meninggal akibat dikeroyok masa di area parkir GBLA pukul 13.00 WIB.

Polisi membeberkan kronologi peristiwa tersebut. Berikut rangkumannya:

-Menurut keterangan dari suporter yang berada di GBLA, pukul 13.00 WIB di luar stadion GBLA tepatnya di area parkir gerbang biru, ada satu orang yang dikejar oleh massa.

-Kerumunan orang tersebut berteriak bahwa orang yang dikejar adalah pendukung Persija Jakarta.

-Korban yang dikejar sempat meminta tolong kepada tukang bakso. Namun, kerumunan orang mengeroyok korban

dengan menggunakan balok kayu, piring, botol dan benda-benda lainnya sehingga korban meninggal dunia.

Kemkominfo Imbau Masyarakat Tak Sebar Video Pengroyokan Haringga

Kronologi Pengungkapan:

-Kejadian pengeroyokan tersebut direkam oleh salah satu suporter yang menyaksikan kejadian tersebut.

-Anggota Satreskrim Polrestabes Bandung yang melaksanakan pamtup di area GBLA mengambil video tersebut dan mengamati ciri-ciri para tersangka.

-Setelah mengamati ciri-ciri tersangka, anggota Satreskrim melaksanakan penyisiran dan mengamankan enam orang yang diduga tersangka dan satu orang sebagai saksi kunci.

Tindakan kepolisian:

-Polisi telah mendatangi dan melaksanakan olah TKP.

-Polisi mengamankan barang bukti di TKP ke Mako Satreskrim Polrestabes Bandung.

-Polisi menangkap enam orang yang diduga sebagai tersangka dan satu orang saksi untuk dilakukan pemeriksaan.

-Polisi membawa jenazah ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *